Siswa Disumut Tewas Dianiayah Teman Sekolahnya
Siswa Disumut Tewas Dianiayah Teman Sekolahnya

Siswa Disumut Tewas Dianiayah Teman Sekolahnya

Siswa Disumut Tewas Dianiayah Teman Sekolahnya- Seorang siswa SMP, BT (13), di Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut) tewas dianiaya sejumlah rekan sekolahnya. Polisi memeriksa guru dan 18 murid dari sekolah tersebut.

Meninggalnya siswa BT ini viral di media sosial. Dalam narasi viral itu BT disebut sebagai korban bullying yang dianiaya 9 siswa di sekolahnya. Namun narasi viral ini dibantah polisi.

Siswa Disumut Tewas Dianiayah Teman Sekolahnya

Terkait kasus ini, polisi memeriksa belasan murid dan guru dari sekolah yang bersangkutan. Jules menyebut sebagian dari saksi yang diperiksa mengetahui peristiwa penganiayaan tersebut. JuLes mengaku masih mendalami pelaku penganiayaan yang menewaskan BT. Dia menyebut dari 9 murid yang dimintai keterangan ini, diduga ada yang menganiaya korban hingga tewas.

Tewas Dianiayah Teman

Kabar meninggalnya siswa BT ini viral di media sosial. Dalam narasi viral itu BT disebut sebagai korban bullying yang dianiaya 9 siswa di sekolahnya. Namun narasi viral ini dibantah polisi.”Bullying nda ada (korban tidak di-bully),” ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast

“9 orang ini tentu awalnya kita minta keterangan, karena kita duga mereka mengetahui terjadi penganiayaan tersebut. Tapi kita duga ada yang jadi pelaku,” katanya

Bulliying Sering Terjadi di Sekolah

Bullying adalah tindakan seseorang atau kelompok yang melakukan penindasan, bertujuan untuk memberi kesenangan. Bullying dibagi menjadi 6 jenis, seperti verbal, fisik, nonverbal, hingga cyberbullying
Bullying sering terjadi di sekolah  yang memakan jiwa. Aksi bullying ini merugikan korban hingga mempengaruhi psikisnya. Fenomena bullying menyebabkan pelaku bertindak semena-mena pada korban. Perilaku bullying bertentangan dengan UUD 1945 pasal 28B ayat 2 berbunyi, “Menyatakan bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang, serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi”

👉 TRENDING :   nokia terbaru 7610 harga dan spesifikasi

Kontak Verbal Langsung

Bullying berupa tindakan mengancam, mempermalukan, mengganggu, memberi panggilan nama, merendahkan, intimidasi, memaki, dan menyebarkan gosip buruk.

Kontak Fisik Langsung

Pelaku mendorong, menendang, menjambak, memukul, mencakar, mencubit, memeras, mengunci seseorang dalam ruangan, hingga menghancurkan barang milik orang lain.

Perilaku Non Verbal Langsung

Tindakan bullying melihat sinis, menampilkan ekspresi merendahkan, mengancam, mengejek, menjulurkan lidah, sampai melakukan kekerasan fisik pada korban.