Pondok Pesantren Merupakan Pendidikan Khas Nusantara
Pondok Pesantren Merupakan Pendidikan Khas Nusantara

Pondok Pesantren Merupakan Pendidikan Khas Nusantara

Pondok Pesantren Merupakan Pendidikan Khas Nusantara-Di Indonesia ada 27.722 pondok pesantren tercatat, dengan jumlah santri yang mencapai 4.175.531 orang, tersebar di seluruh negeri. Bahkan sederet tokoh masyhur di negeri ini berlatar pendidikan pesantren, sebut saja Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Pondok Pesantren Merupakan Pendidikan Khas Nusantara

Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia (BPET MUI) M Najih Arrodloni atau Gus Najih menuturkan, selama ini pesantren berandil dalam sejarah Indonesia. Kata dia, dari pesantren, tak sedikit tokoh utama bangsa Indonesia yang dilahirkan, seperti Wakil Presiden Ma’ruf Amin serta Gus Dur. “Jadi memang pesantren adalah salah satu cagar pendidikan yang khas Nusantara,” tuturnya, 5 Februari 2022.

Tujuan pendidikan pondok pesantren

Sebagian Kyai tidak mencantumkan tujuan pondok pesantren secara tertulis (tersurat), melainkan dengan menyampaikan yang tersurat, yang kebanyakan Kyai menyampaikan pada saat Kyai mengisi mauidzoh khasanah kepada para santri yang mengandung nilai-nilai keagamaan. Mengapa hal itu tidak dilakukan oleh seorang Kyai? Karena hal itu tidak dilakukukan oleh Kyai supaya menghindari dari sifat riya’.

Pendidikan Pondok Pesantren

Sistem pembelajaran dirancang sedemikian rupa untuk mengembangkan kecakapan komprehensif, kompetitif dan mendorong agar para santri mampu mengimplementasikan pengetahuan dan kecakapannya dalam berkarya. Pembelajaran yang diimplementasikan dalam karya laksana buah dari Pendidikan yang memberi motivasi untuk berkarya akan memacu seseorang santri untuk belajar dan mendapat ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya. Karena dengan pembelajaran dan pengetahuan yang didapatkan, ia bisa membuat karya sebaik mungkin. Setiap santri akan memiliki sikap positif untuk berlomba-lomba memperoleh kesuksesan. Baik sukses dari segi materi maupun sukses secara spiritual yakni ilmu  agama. Maka, dengan sendirinya para santri tumbuh dengan memiliki jiwa achievement, yaitu mental untuk selalu mencapai prestasi tertinggi dengan memberikan karya terbaik.

👉 TRENDING :   Kemenag Susun Regulasi Sarpras

Sistem pembelajaran di Pondok Pesantren

Pondok pesantren tidak hanya tempat bagi orang-orang yang menuntut ilmu agama saja, tetapi juga bisa memberikan pendidikan-pendidikan umum seperti sekolah pada umumnya. Ditambah lagi dengan adanya pondok pesantren dengan model sekolah asrama (mukim) yang cukup menyita perhatian masyarakat terhadap pondok pesantren, sehingga peran pesantren kian terlihat nyata. Bagi santri yang pernah mengenyam pendidikan di pesantren kemudian juga belajar di berbagai lembaga pendidikan lainnya, baik di dalam maupun di luar negeri.

Kurikulum pendidikan pondok pesantren

Kurikulum pondok pesantren berbeda dengan kurikulum lembaga pendidikan formal yang mencakup rencana dan pengaturan mengenai tujuan, kompetensi dasar, materi standard dan hasil belajar serta cara yang digunakan dalam proses kegiatan belajar. Akan tetapi, kurikulum pondok pesantren merupakan urutan kitab yang dipelajari oleh santri, dimana kurikulum pesantren tidak di standari secara kolektif. Karena, kebanyakan pesantren menggunakan kurikulum yang ditentukan oleh otoritas seorang Kyai yang mengasuhnya.