Hukum Wanita pakai Susuk Dalam Islam

Hukum Wanita pakai Susuk Dalam Islam

Hukum Wanita pakai Susuk Dalam Islam – pernahkah kalian mendengar istilah guna-guna, pelet, susuk, dan sejenisnya? Jika jawabannya iya, berarti memang benar bahwa istilah-istilah itu sangat familiar di dunia ‘klenik’ tanah air.
Istilah-istilah yang disebutkan di atas pada dasarnya bagian dari sihir yang berfungsi memikat hati seseorang, atau lawan jenis.Sebagian para pedagang, juga acapkali menggunakan sihir penglarisan baik berupa susuk atau cara lain. Ilmu-ilmu sihir berupa guna-guna, pelet, susuk dalam syariat Islam disebut dengan istilah Tiwalah.

Apasih Itu  Susuk ?

Dalam jurnal berjudul ‘Susuk-Black Magic Exposed “White” by Dental Radiograph’ sebagaimana dilansir dari Santrikalbar susuk berakar pada budaya Melayu dan dipraktikkan secara luas di kalangan wanita di negara-negara Asia Tenggara.

Jarum susuk ini terbuat dari emas atau logam berharga lainnya yang ditanamkan oleh dukun atau orang pintar; dan sebagian masyarakat menyebutnya “bomoh”. Jarum susuk ditanamkan dalam jaringan wajah dan tubuh untuk bertindak sebagai jimat yang dipercaya dapat meningkatkan daya tarik atau pesona.

Berikut pandangan dalam islam menurut para ulama tentang susuk

1. Ustaz Abdul Somad (UAS)

Menurut Ustaz Abdul Somad, susuk merupakan jarum emas yang dimasukkan ke dalam kening. Biasanya, pemasakan susuk seperti ini bertujuan agar penampilannya menarik perhatian.
“Itu sebetulnya, itu media untuk jin, setan, masuk ke dalam (tubuh),” kata UAS dikutip dari YouTube Budak Pintar di tahun 2018.
Ustaz Abdul Somad mengatakan, susuk bisa dikeluarkan dengan cara ruqyah, yaitu metode dalam ajaran Islam untuk mengeluarkan jin dari tubuh. Tapi, ada juga susuk yang langsung melebur dan hilang ketika si pemilik tubuh mendekatkan diri kepada Allah.

2.Ustaz Dhanu

“Pasang susuk, pakai amalan, kemudian ada jin yang masuk, kemudian dia menggunakan teluh, itu dosanya tetap sama, yaitu musyrik,” kata Ustaz Dhanu di program Rahasia Batin tahun 2018.
Ia berpendapat, terdapat makhluk halus pada titik-titik dipasang yang susuk itu. Biasanya, orang memasang susuk supaya penampilannya lebih menarik. Setelah mendengar penjelasan para ustaz mengenai hukum memakai susuk, hendaknya menjadi pelajaran penting ya, Bunda. Memakai susuk sama halnya musyrik dan tidak percaya pada pertolongan Allah SWT.

👉 TRENDING :   Ramdani Santri Ponpes Darun Nasyiin Hafal 30 Juz

3. Buya Yahya

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah ini mengatakan, yang dipermasalahkan dalam pemasangan susuk bukanlah benda asing yang masuk ke tubuh. Tapi, masalahnya adalah keyakinan pada ilmu perdukunan.

“Jadi, waktu Anda datang ke tempat susuk karena Anda punya keyakinan tentang ilmu perdukunan, itu yang dosa besar,” ujar Buya Yahya di YouTube Al-Bahjah TV pada tahun 2018.
Menurutnya, orang yang ingin mengeluarkan susuk tidak perlu datang lagi ke dukun, Bunda. Cukup dengan bertaubat dan beribadah kepada Allah.
“Ya enggak usah (dikeluarkan susuknya), yang penting menurut medis sehat, enggak ada masalah,” kata Buya Yahya.