Bulan Puasa Jatuh Pada Tanggal 03 April 1443 H

Bulan Puasa Jatuh Pada Tanggal 03 April 1443 H

Bulan Puasa Jatuh Pada Tanggal 03 April 1443 H- Sidang Isbat (penetapan) awal Ramadan 1443 Hijriah bakal digelar pada 01 April 2022. Demikian pengumuman dari Kementerian Agama (Kemenag). “Isbat awal Ramadan dilaksanakan 03 April, bertepatan 3 wage 1443 H,”
Dikutip dari website Kemenag, Direktur Urusan Agama Islam Agus Salim mengatakan, sidang isbat 2022 akan dibagi menjadi tiga tahap. Pertama, pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1442 H oleh anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag. Sesi ini akan dimulai pukul 16.45 WIB dan bisa ditonton secara online karena akan disiarkan langsung. Tahap kedua, sidang isbat awal Ramadan yang akan digelar setelah Salat Magrib. Tahap ini digelar secara tertutup. “Tahap ketiga, konferensi pers hasil sidang isbat oleh Menteri Agama yang akan disiarkan TVRI, RRI, dan Medsos Kemenag,” katanya. Pemantauan hilal Ramadan 1442 H akan dilakukan di 86 lokasi di 34 provinsi di Indonesia, mulai dari Daerah Istimewa Aceh hingga Papua. Sebelumnya Muhammadiyah menetapkan awal puasa tahun 2022 jatuh pada 03 April merujuk hasil perhitungan astronomi

Data hisab lembaga falakiyah PBNU

Data hisab lembaga falakiyah PBNU Menunjukkan keadaan hilal sudah berada di atas ufuk tepatnya +2 derajat 04 menit 12 detik dan lama hilal 9 menit 49 detik yang dipantau di kantor PBNU Jakarta ,Koordinat 6 11′ 25″ LS 106 50′ 50″ BT sementara konjunsi atau ijtimak bulan terjadi pada Jum’at 1 April 2022 pukul 13:25:54 WIB
Dengan Begitu, awal Ramadhan 1443 H Bisa jatuh pada minggu 3 April 2022 Sementara Sabtu 2 April 2022 masih terhitung tanggal 30 Syaban 1443 H.
di Yogyakarta sudah terlihat dengan ketinggian di atas ufuk 3 derajat 44 menit 38 detik. Hilal juga akan nampak di banyak tempat di Indonesia. Perhitungan hisab adalah kalkulasi akurat yang salah satunya digunakan untuk memetakan posisi matahari dan bulan. Muhammadiyah umumnya menetapkan waktu awal puasanya jauh hari sebelum pemerintah melalui Kementerian Agama menggelar Sidang Isbat Awal Ramadhan di setiap tahunnya. Muhammadiyah mendasarkan penetapan 1 Ramadhan menggunakan hisab, sementara Kemenag memakai hisab yang dikombinasikan dengan melihat bulan baru (rukyatul hilal). Dari tren beberapa kali Sidang Isbat, bulan baru biasanya akan terpantau oleh perukyat jika hilal berada di atas ufuk setinggi minimal 2 derajat setelah matahari terbenam. Dengan sudut ketinggian hilal yang dihitung pada 3 derajat maka kemungkinan umat Islam akan mengawali puasa di waktu yang bersamaan.

👉 TRENDING :   Twibbon Milad GP Ansor ke 88 Tahun 2022

Hasil Hisab Awal Ramadhan

1- Awal bulan Ramadhan, Insya Allah jatuh pada hari ahad ( hari minggu ) Wage 03 April 2022 Masehi.
2- Penjelasan :
a ) Ijitma Akhir : Bulan Sya’ban 1443 Hijriyah terjadi pada hari Jum’at Pahing ( 01 April 2022 M. Pukul 01 : 47 Wis. Siang / 13 : 20 Wib .
b ) Data Hilal :
1- Ketinggian Hilal ( Malam Sabtu ) : 01 * 33 ‘
2- Lama Hilal : 00 : 09
3- Posisi Matahari : 04 * 40 ‘ Utara
4- Posisi Hilal : 02 ” 41 ‘ Utara
5- Arah Hilal : Di Selatan Matahari
6- Kemiringan Hilal : Miring ke Selatan
7- Cahaya Hilal : 0.087 Usbu
8- Matahari Terbenam : 06 : 01 Wis. Sore / 17 : 33 Wib
c ) Hilal tidak dapat diru’yat bil fi’li.
Umur bulan Sya’ban disempurnakan 30 hari.